Bab 12: Akhir yang Menulis Dirinya Sendiri
Putih. Bukan cahaya, bukan ruang — hanya halaman yang belum diberi makna. Dari kejauhan, seperti serpihan tinta yang tersisa dari dunia sebelumnya, satu nama bergetar di antara kekosongan: Kaede. Bukan dipanggil, bukan ditulis ulang. Ia hanya… kembali diingat. Dunia mulai melukis dirinya sendiri di sekeliling nama itu. Langit tumbuh dari garis biru, pohon-pohon muncul dari noda hijau samar, dan udara membentuk aroma kehidupan. Semua tercipta bukan dari perintah, tapi dari ingatan tentang keinginan untuk hidup. Dan di tengahnya — gadis itu berdiri. Kaede Kagami. Ia tampak muda, utuh, dan tidak menyadari apa pun yang telah terjadi. Tidak ada naskah di tangannya. Tidak ada tinta di kulitnya. Ia hanya berjalan, menatap langit yang tampak baru. Hujan ringan turun, membasuh jalan yang terbentuk dari huruf-huruf samar. Kaede mendongak dan tersenyum — tidak tahu bahwa setiap tetes hujan membawa serpihan kalimat dari seseorang yang pernah mencintainya dengan cara yang hanya dime...